Siswa Suka Mengganggu Di Kelas? Ini Tips Menghadapinya

49 views
Siswa suka mengganggu di kelas? Ini Tips menghadapinya – Setiap guru niscaya mengetahui sikap menyimpang yang satu ini, siswa suka mengganggu dalam belajar. Wujud sikap tersebut antara lain mencemooh, tidak mau diam, mem-bully temannya, dan lain sebagainya.

 Setiap guru niscaya mengetahui sikap menyimpang yang satu ini Siswa Suka Mengganggu di Kelas? Ini Tips Menghadapinya
Ilustrasi siswa mencar ilmu di kelas (pixabay.com)

Gangguan siswa  tidak hanya kepada siswa lain yang sedang belajar. Guru pun adakala tak luput dari gangguan siswa tersebut. Mulutnya yang usil adakala menciptakan guru merasa jengkel.
Sikap dan tingkah laris siswa yang suka mengganggu lebih akut ketimbang sikap menyimpang lainnya, mirip sering terlambat masuk kelas, permisi tiap sebentar, absen dan alpha.
Siswa yang suka mengganggu dalam mencar ilmu berdampak terhadap akan proses mencar ilmu mengajar di ruang kelas. Baik siswa maupun guru akan mengalami kerugian, terutama dari segi waktu dan materi pelajaran.

Mengapa suka mengganggu?

Secara umum sanggup dikatakan, siswa yang suka mengganggu di kelas disinyalir lantaran ingin mencari perhatian. Dengan perlaku menyimpang yang dilakukannya tersebut menciptakan ia bahagia dan puas.

Mengapa ingin mencari perhatian dan ingin diperhatikan?

Latar belakang lingkungan keluarga menjadi penyebab umum yang sudah diketahui. Seorang anak memerlukan perhatian dan kasih sayang orangtua dan saudara-saudaranya.
Namun hal itu tidak diperoleh anak dan melampiaskannya di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Kesibukan orangtua sehari-sehari, keluarga broken home, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi beberapa penyebab anak yang suka mengganggu di sekolah.
Selain latar belakang lingkungan keluarga, suasana pembelajaran monoton dan kaku serta sikap permisif guru berpeluang memberi kesempatan kepada siswa untuk melaksanakan tindakan menyimpang di kelas, termasuk mengganggu kawannya yang sedang belajar.

Upaya apa dilakukan guru?

Berdasarkan pengalaman emperis, guru tidak gampang untuk menghadapi sikap siswa yang suka mengganggu. Namun demikian tetap ada upaya untuk menghadapi situasi gangguan dalam mencar ilmu dari siswa.
1.Perhatian merata
Perhatian guru yang merata kepada semua siswa di kelas menjadi alternatif paling ampuh untuk meminimalisir sikap menyimpang, termasuk suka menggagu. Pandangan mata guru ibarat  kamera CCTV yang terpasang di ruang kelas. Ketika mengajar harus bisa menyapu seisi ruang kelas.
Pertanyaan maupun respons dikala sedang menunjukan pelajaran diusahakan merata dan bergilir.
2.Gaya dan ekspresi
Yang tak kalah penting yaitu gaya bicara, mimik muka serta lisan lainnya dtujukan kepada semua siswa dikala mengajar. Upaya ini ternyata sanggup mengurangi kesempatan siswa untuk berbicara atau mengganggu temannya. Dan ini kiranya lebih ampuh ketimbang kiat  menyebut/memanggil nama siswa yang suka mengganggu berulangkali.
3.Label siswa
 Siswa yang sering mengganggu temannya sedang mencar ilmu memang diaanggap sebagai siswa nakal. Menyebut atau memanggil nama siswa berulangkali boleh jadi menciptakan siswa ngelunjak. Atau memberi label kepada siswa sebagai siswa nakal, menyebut latar belakang keluarga di depan siswa lain, mungkin perlu dikurangi.
Bagaimana pun jeleknya sikap dan tingkah laris siswa namun mereka tetap merasa punya harga diri dan aib bila dibicarakan di depan temannya.
4.Metode pembelajaran
Latar belakang siswa di lingkungan keluarga yang kurang menerima perhatian mensugesti sikap dan tingkah laris siswa di sekolah. Akan tetapi itu tidak semuanya benar. Tidak sedikit siswa menjadi suka menganggu sahabat justru lantaran kondisi mencar ilmu di kelas yang kurang kondusif.
Metode sumbangan kiprah secara klasikal sering memberi peluang kepada siswa pengganggu untuk mengganggu  temannya. Oleh lantaran itu upaya yang sanggup dilakukan yaitu metode kelompok.
Siswa dikelompokkan menjadi beberapa kelompok namun anggotanya jangan terlalu banyak. Misalnya 3 hingga 4 orang dalam satu kelompok.
Selain upaya di atas sanggup juga dengan menerapkan metode ceramah yang mengaitkan materi pelajaran dengan pengalaman hidup siswa sehari-hari. Siswa lebih termotivasi jikalau materi pembelajaran ada hubungannya dengan kehidupan siswa sehari-hari.
Diyakini memang, masih banyak upaya yang sanggup dilakukan guru dalam mengatasi siswa yang suka mengganggu. Namun tips yang dikemukakan di atas sanggup menjadi alternatif bagi guru. Semoga artikel ini menjadi materi inspirasi  bagi rekan guru dalam menghadapi siswa yang suka mengganggu.