Setting Meta Tag Open Graph Media Umum (Facebook, Twitter, Dan Google+)

Diposting pada 3 views
Setting Meta Tag Open Graph – Dalam dunia blogging meta tag open graph tentu sudah tidak gila lagi bagi para blogger yang sudah mempunyai banyak jam terbang. Bahkan sebagian blogger mengangap bahwa meta tag Open Graph merupakan salah satu teknik optimasi SEO. Sebenarnya menerapkan meta tag Open Graph ke dalam html situs web tidak akan memperlihatkan efek SEO secara pribadi atau spontan, Akan tetapi meta tag Open Graph akan memengaruhi kinerja tautan situs web di media sosial. Sekitar tahun 2010 Open Graph mulai dikenalkan oleh facebook, open graph mempromosikan integrasi antara Facebook dan situs web lain dan memungkinkan situs web kaya akan “grafik”.

Penjelasan sederhana-nya Open Graph menjadi kontrol terhadap perpindahan informasi dari situs web ke facebook dan dari facebook ke situs web dikala halaman atau tautan situs dibagikan, disukai dll, Secara teknik informasi tersebut dikirim melalui meta tag Open Graph yang dipasang di belahan <head> situs web.

Meta Tag Open Graph Dasar

Berikut ini yakni meta tag Open Graph yang paling dasar untuk di terapkan  pada header situs web, lebih tepatnya meta tag open graph di letakkan diantara kode <head> dan </head> pada html situs.

<b:if cond=’data:blog.metaDescription != &quot;&quot;’>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ property=’og:description’/>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ name=’twitter:description’/>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ itemprop=’description’/>
</b:if>
<b:if cond=’data:blog.postImageUrl’>
<meta expr:content=’data:blog.postImageUrl’ property=’og:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageUrl’ name=’twitter:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageUrl’ itemprop=’image’/>
<b:else/>
<b:if cond=’data:blog.postImageThumbnailUrl’>
<meta expr:content=’data:blog.postImageThumbnailUrl’ property=’og:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageThumbnailUrl’ name=’twitter:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageThumbnailUrl’ itemprop=’image’/>
</b:if></b:if>
<!– Metadata Facebook –>
<meta expr:content=’data:blog.title’ property=’og:site_name’/>
<meta expr:content=’data:blog.pageTitle’ property=’og:title’/>
<meta content=’article’ property=’og:type’/>
<meta expr:content=’data:blog.url’ property=’og:url’/>
<meta content=’1824105131201217′ property=’fb:app_id’/>
<meta content=’100009286926617′ property=’fb:admins’/>
<!– Metadata Twitter –>
<meta name=’twitter:card’ value=’summary’/>
<meta expr:content=’data:blog.pageTitle’ name=’twitter:title’/>
<meta content=’@publisher_handle’ name=’twitter:site’/>
<meta content=’@author_handle’ name=’twitter:creator’/>
<!– Google Authorship and Publisher Markup –>
<link href=’https://plus.google.com/+AbdulSomad88/about’ rel=’author’/>
<link href=’https://plus.google.com/+AbdulSomad88/posts’ rel=’publisher’/>
<!– Schema.org markup for Google+ –>
<meta expr:content=’data:blog.pageTitle’ itemprop=’name’/>

Catatan: Meta tag tersebut belum selesai dan masih perlu perbaikan di beberapa bagian, saya sengaja memisahkan meta tag basic (dasar) dengan metode atau cara memperbaiki meta tag open graph tersebut supaya saya sanggup menjelaskan beberapa fungsi dari bagian-bagian meta tag Open Graph.

 Dalam dunia blogging meta tag open graph tentu sudah tidak gila lagi bagi para blogger y Setting Meta Tag Open Graph Media Sosial (Facebook, Twitter, dan Google+)
Meta Tag Open Graph

Mari kita simak contoh thumbnail meta tag open graph home page pada gambar di atas, thumbnail tersebut tentu tidak terbentuk begitu saja melainkan meta tag open graph yang mengatur nya. Perhatikan tanda dengan angka 1 hingga 4, Ke-empat belahan tersebut diatur oleh 4 property meta tag open graph yang berbeda ibarat berikut;

  1. og:image – untuk menampilkan gambar thumbnail
  2. og:site_name – judul situs
  3. og:description – deskripsi situs
  4. og:url – url atau tautan situs

Penerapan dalam html (meta tag open graph yang ditempatkan pada header situs) yakni ibarat berikut ini;

<meta content=’https://3.bp.blogspot.com/your_image_url.png’ property=’og:image‘/>
<meta content=” property=’og:site_name‘/>
<meta content=’Cara setting meta tag open graph media umum (facebook, twitter, dan google+) – tutorial blogger.’ property=’og:description‘/>
<meta content=’https://detikpedia.info/’ property=’og:url‘/>

Atau untuk situs blogger meta tag open graph sanggup di kombinasikan dengan tag data sehingga menjadi ibarat dibawah ini.

<meta content=’https://3.bp.blogspot.com/your_image_url.png’ property=’og:image‘/>
<meta expr:content=’data:blog.title’ property=’og:title‘/>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ property=’og:description‘/>
<meta expr:content=’data:blog.url’ property=’og:url‘/>

Tag data expr:content contohdata:blog.metaDescription akan secara otomatis meng-ekspor data deskripsi situs web untuk di tampilkan oleh meta tag open graph. Kemudian pada property og:image  kita perlu menambahkan meta tag property width dan height untuk mengatur lebar dan tinggi gambar thumbnail dikala tautan di share ke sosial media (Facebook, Twitter, dan Google+), berikut meta tag nya.

<meta content=’1200′ property=”og:image:width‘/>
<meta content=’800′ property=’og:image:height‘/>

Ukuran thumbnail di atas akan menampilkan gambar thumbnail besar sehingga menyebabkan content situs lebih menonjol dari yang lainnya. Dengan thumbnail yang lebih menonjol tersebut kontent akan lebih berpeluang mendapat jumlah tayangan yang lebih banyak. Hanya saja size image jangan melebihi batas ukuran 5MB.

Bagaimana jikalau meta tag open graph tidak menerapkan property og:image:width dan og:image:height? Tanpa property og:image: width dan height, gambar thumbnail akan ditampilkan kecil dan sembarang atau bahkan tidak tampil sama sekali dikala tautan situs di share ke sosial media ibarat referensi dibawah ini.

 Dalam dunia blogging meta tag open graph tentu sudah tidak gila lagi bagi para blogger y Setting Meta Tag Open Graph Media Sosial (Facebook, Twitter, dan Google+)
Fix missing meta tag open graph

Catatan: settingan meta tag open graph ibarat diatas hanya sebagai referensi dan hanya berlaku pada sosial media facebook dan google plus saja, sedangkan meta tag untuk twitter akan sedikit berbeda sebab twitter mempunyai meta tag sendiri yaitu “Twitter Card” namun jikalau robots twitter tidak menemukan meta tag twitter card pada situs web maka twitter akan mengambil data dari meta tag Open Graph. Berikut ini saya akan membagikan meta tag open graph lebih lengkap dan sudah di optimalkan (Perpaduan meta tag Open Graph dengan Twitter Card). Kamu sanggup menerapkan-nya ke dalam html situs blog (blogger) yang kau kelola.

<b:if cond=’data:blog.metaDescription != &quot;&quot;’>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ property=’og:description’/>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ name=’twitter:description’/>
<meta expr:content=’data:blog.metaDescription’ itemprop=’description’/>
</b:if>
<b:if cond=’data:blog.postImageUrl’>
<meta expr:content=’data:blog.postImageUrl’ property=’og:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageUrl’ name=’twitter:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageUrl’ itemprop=’image’/>
<b:else/>
<b:if cond=’data:blog.postImageThumbnailUrl’>
<meta expr:content=’data:blog.postImageThumbnailUrl’ property=’og:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageThumbnailUrl’ name=’twitter:image’/>
<meta expr:content=’data:blog.postImageThumbnailUrl’ itemprop=’image’/>
</b:if></b:if>
<!– Metadata Facebook –>
<meta expr:content=’data:blog.title’ property=’og:site_name’/>
<meta expr:content=’data:blog.pageTitle’ property=’og:title’/>
<meta content=’article’ property=’og:type’/>
<meta expr:content=’data:blog.url’ property=’og:url’/>
<meta content=’https://3.bp.blogspot.com/your_image_url.png‘ property=’og:image’/>
<meta content=’1824105131201217‘ property=’fb:app_id’/>
<meta content=’100009286926617‘ property=’fb:admins’/>
<meta content=’530560420444100‘ property=’fb:pages’/>
<!– Metadata Twitter –>
<meta expr:content=’data:blog.pageTitle’ name=’twitter:title’/>
<meta content=’summary_large_image’ name=’twitter:card’/>
<meta content=’@ListrikBatam‘ name=’twitter:site’/>
<meta content=’@ListrikBatam‘ name=’twitter:creator’/>
<meta content=’1200′ name=’twitter:image:width’/>
<meta content=’800′ name=’twitter:image:height’/>
<link href=’https://plus.google.com/116107967974314978362/about’ rel=’author’/>
<link href=’https://plus.google.com/116107967974314978362/posts’ rel=’publisher’/>
<link href=’https://plus.google.com/+AbdulSomad88‘ rel=’me’/>
<meta content=’Abdul Somad‘ name=’Author’/>
<!– Schema.org markup for Google+ –>
<meta expr:content=’data:blog.pageTitle’ itemprop=’name’/>

Instruksi:

  • Ganti semua yang ditandai dengan warna merah pada meta tag open graph di atas (url gambar, id facebook, id fanspage, app id, id gplus, username twitter dll) dengan id sosial media kau sendiri.
  • Letakkan kode meta tag open graph diatara kode <head> dan </head> pada html situs blog anda.

Untuk menguji atau melihat preview open graph silahkan share artikel situs ke sosial media seteleh 24 jam semenjak memasang kode meta tag open graph. Perubahan mungkin tidak akan pribadi terjadi dikarenakan cache situs atau kau sanggup memakai tool Open Graph Preview untuk melihat thumbnail meta tag open graph.

Kenapa Meta Tag Open Graph Sangat Penting

Saya fikir kita semua setuju bahwa konten merupakan tulang punggung untuk mendatangkan visitor ke situs web. Namun terkadang dalam pemasaran konten atau post gres mengalami kesulitan untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Solusi yang paling gampang untuk mengatasi hal tersebut yakni dengan membuatkan di media sosial.

Pemirsa besar yang ada di Facebook dan Twitter sering kali menjadi watu loncatan setiap konten gres untuk mendapat rating di serp melaui jumlah tayangan laman yang di dapat. Tanpa pengoptimalan meta tag open graph tentu saja sulit bagi konten untuk bersaing di media umum kerena umumnya media umum terkenal (facebook, Twitter, LinkedIn, dan Google+) memanfaatkan meta tag open graph untuk mengenali situs dan memaksimalkan kinerja tautan situs di laman mereka.

Meta Tag Open Graph Tester

Menurut saya meningkatkan secara optimal meta tag open graph ibarat yang saya bagikan sudah cukup baik untuk situs blogger, namun jikalau kau masih ingin melaksanakan meningkatkan secara optimal (pengoptimalan meta tag) kau sanggup memeriksakan meta tag open graph situs kau dengan sumbangan tool facebook developers debugger [kunjungi laman].

Disana kau sanggup melihat missing meta tag open graph dan mendapat isyarat untuk memperbaiki bagian-bagian meta tag yang mis (error).

Demikian artikel “Setting Meta Tag Open Graph Media Sosial (Facebook, Twitter, dan Google+)”, lebih dan kurang mohon maaf. Akan tiba saya masih akan membahas mengenai meta tag lainnya yang bermanfaat untuk situs web, subscribe situs ini untuk mendapat pemberitahuan “informasi atau artikel” terbaru mengenai meta tag dan trick-trick blogging lain-nya. See you bye!