Rangkuman Sejarah Update Algoritme Facebook 2006-2018 [Warning: Artikel Ini Akan Panjang!]

16 views

Siapa yang masih baper sebab di-marked as spam sama Facebook? Hahaha. Ya, samalah sama Facebook. Dese itu juga baper, sebab kelakuan kita.

Yeap. Facebook berubah lagi algoritmenya semenjak Januari 2018 kemarin. Kenapa kok diubah?

Saya pernah nulis status begini di Facebook.

Status sayah tanggal 19 Januari 2018

Saya rasa, kebanyakan yang ngomen, ngelike, nge-haha di status saya itu baiklah adanya. Wkwkwkwk.

Mau miris, tapi ya emang benar adanya kek gitu. Ya, mau gimana lagi? Lagipula, ya istilahnya kita ngikut di lapak orang, ya mestilah ada hukum yang harus diikuti kan?

Telusur punya telusur, ternyata Facebook telah banyak melaksanakan update, baik itu penambahan dan penggantian fitur ataupun algoritme, dimulai tahun 2006 yang ketika itu Facebook berubah ‘muka’ alias interface, dari yang model usang ke model gres yang menurut timeline.

Sejak ketika itu, buanyak sekali yang berubah dari Facebook. Mau tahu? Akan saya kasih resumenya. Saya pernah naruh ini di status Facebook juga, tapi kali ini akan coba saya detailkan lagi.

Warning: Postingan ini akan panjang dan mungkin sedikit njlimet. Buat kau yang malas baca yang panjang, waspadalah waspadalah! Tapi, saya pribadi butuh ini, supaya sanggup lebih memahami otak Mark Zuckerberg.

Berikut ini jejak penelusuran perubahan algoritme Facebook dari waktu ke waktu

2006

detox Facebook News Feed.

2016

Di tahun 2016, ada beberapa updates tapi yang saya tulis di sini cuma yang penting aja ya, yang memengaruhi performa sebuah konten.
No clickbaits! Image via WarFrame
1. Facebook ban!
Situs dengan fake news atau hoax kena ban, mereka dihentikan ngiklan.
Meskipun tindakan ini barangkali tetap nggak akan menghentikan para pembuat hoax berhenti, tapi ya seenggaknya mereka nggak akan ngiklan, means tidak akan mendapatkan prioritas untuk muncul. Mereka mesti meraih reach secara organik, yang berarti ada rambu-rambu yang harus ditaat. 
2. Semakin memperketat clickbait
Facebook mendapatkan ribuan keluhan setiap hari mengenai link dan headline bernada “clickbait”. 
Pada update algo sebelumnya, Facebook sudah mencoba untuk mengurangi jumlah postingan clickbaits ini untuk muncul di News Feed pengguna. Update terbaru ini memungkinkan Facebook untuk menandainya sebagai spam.
Facebook menambahkan “interaksi” atau engagement sebagai prioritas dalam algoritme mereka. Dengan likes, shares dan comments, maka hal tersebut merupakan indikasi bahwa satu postingan ietu menarik. 
Namun, tentunya ini bukan satu-satunya poin dalam algo. Masih ada beberapa faktor lain yang memengaruhi tampil enggaknya sebuah postingan di News Feed kita. Salah satunya yaitu waktu. Saat kita melototin satu isu dalam jangka waktu yang cukup lama, maka itu sanggup jadi sinyal untuk Facebook biar mereka menandai isu tersebut sebagai isu yang menarik.

2017

1. Oversharing people/brand are being demoted
Setelah clickbait, tahun 2017 ini Facebook punya “target” baru, yaitu mereka yang memposting banyak link dalam sehari, sering membuatkan tautan samar ke situs yang sudah ditandain sebagai clickbait atau spam. 
2. Website dengan Page Load cepat mendapatkan prioritas untuk tampil di News Feed
Mengikuti algoritme Google, Facebook tahun 2017 ini juga memprioritaskan situs web dengan waktu loading yang lebih cepat di News Feed. 
Banyak user Facebook mengaku sebel dengan link-link di Facebook dan mesti nunggu bermenit-menit hanya untuk menunggu laman website sanggup terload sempurna. 
Survei menunjukkan, bahwa 40% user akan segera meninggalkan website yang waktu loadingnya lebih usang dari 3 detik. 
3. Facebook Stories lahir

Demi sanggup mengalahkan kesuksesan Snapchat, tahun 2017 ini ada Facebook Stories, yang sanggup berisi gambar, video, gambar, dan pengaruh kamera khusus. 
Setelah 24 jam, Stories ini akan hilang. Dengan Facebook Stories, user lebih sanggup berkreativitas ketika membuatkan acara keseharian, untuk dibagikan pada teman-teman. 

4. Reactions more

Facebook’s reactions. Image via Facebook Brand Resources

Ohiya, reactions–kayak love, haha, angry, wow, dan cry–itu ditambahkan di tahun 2016 ya. Dan, tahun 2017 ini, Facebook mulai memberlakukan peringkat reactions dan memasukkannya dalam algoritme terbarunya.
Misalnya, “love” akan mengatakan jika user lebih tertarik pada pos tersebut ketimbang sekadar “like”. Begitu juga dengan “haha”, “angry” dan “cry”.
So, coba bikin postingan yang sanggup menciptakan teman-teman kita ngasih reaction ketimbang cuma “like”. Saya sendiri pun kini lebih suka kasih love, alih-alih like aja. Biar yang teman-teman juga sanggup “rapor” elok di Facebook 😉

2018

Nah! Ini nih.
11  Januari 2018 yang lalu, Mark Zuckerberg nulis begini di statusnya.

“As we roll this out, you’ll see less public content like posts from businesses, brands, and media. And the public content you see more will be held to the same standard—it should encourage meaningful interactions between people.”

Mengheningkan cipta untuk semua Facebook Page yang pernah ada di Facebook, dimulai!
Selain mengurangi jatah Facebook Page apa pun untuk tampil di News Feed, mereka pun alhasil hanya akan muncul di feed yang khusus untuk Pages.
Selain mengurangi jatah Facebook Pages, Facebook juga hanya mau menampilkan link dari trusted source. Makara jika blog/website kau pernah di-report as spam sama pengguna lain ya wassalam! Bakalan susah untuk masuk lagi ke Facebook.
Begitu juga jika kau umpamanya memakai gambar (misalnya untuk featured image blog) yang pernah direport as spam oleh pengguna lain, ya maka akan susah juga untuk masuk ke Facebook lagi.
Daftar update algoritme Facebook ini mungkin akan bertambah, secara tahun 2018 ini gres terlalui selama 2 bulan. Kita tunggu aja deh.
Sementara itu, jika kau mau tahu gimana caranya sharing di Facebook tapi terhindar dari sempritan spam, saya sudah menuliskan tip-tip sharingnya di web Kumpulan Emak Blogger.
Boleh disimak eksklusif di TKP ya.
Oke, segitu dulu deh.
Nanti jika ada perubahan atau update lagi, saya akan nulis artikel gres aja. Soalnya ini udah kepanjangan. :))))
Semoga nggak tambah pusing ya.
*sodorin kopi*