Pengertian, Jenis, Ciri, Dan Rujukan Dari Penyimpangan Sosial

166 views

Penyimpangan sosial adalah tindakan yang tidak sesuai pada nilai kepatutan maupun kesusilaan, baik dilihat dari segi kemanusiaan ataupun dilihat dari sudut pandang sebagai makhluk sosial. Dalam KBBI kata “menyimpang” mempunyai arti perbuatan, tingkah laku, dan jawaban kepada lingkungannya yang tidak sesuai pada norma serta aturan yang berlaku di lingkup masyarakat tersebut.

adalah tindakan yang tidak sesuai pada nilai kepatutan maupun kesusilaan Pengertian, Jenis, Ciri, dan Contoh Dari Penyimpangan Sosial

Terjadinya penyimpangan sosial sanggup dipicu oleh banyak sekali faktor. Adapun penyebabnya sanggup dibagi menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor exsternal.

  • Faktor internal yakni alasannya yang datangnya dari diri sendiri menyerupai pola pikir, usia, jenis kelamin, dan kedudukannya.
  • Faktor eksternal ialah pemicu yang tiba dari lingkungan atau pergaulan di luar, misalnya pendidikan, teman, latar belakang keluarga, dan sebagainya.

Jenis Penyimpangan Sosial

Ada banyak jenis sikap menyimpang yang sanggup dibedakan menurut kekerapannya dan sifatnya. Silakan terus membaca sampai simpulan untuk mengetahuinya.

Perilaku Menyimpang Berdasarkan Sifatnya

Di dalam kehidupan kita sehari-hari niscaya terdapat macam-macam aturan yang berlaku. Aturan tersebut dibentuk untuk membina tiap anggota masyarakat untuk tetap melaksanakan tindakan baik. Tetapi, terkadang tidak sanggup berjalan sesuai harapan. Adapun penyimpangan sosial tersebut berdasar pada sifatnya dibedakan menjadi dua yaitu kasatmata dan negatif.

  1. Penyimpangan bersifat positif: Ini berarti sikap menyimpang yang dilakukan seseorang walau melanggar norma atau aturan bergotong-royong mempunyai dampak baik pada diri sendiri atau orang lain. Penyimpangan jenis ini sanggup memperlihatkan banyak sekali manfaat meskipun cara yang dipakai termasuk menyalahi norma yang diberlakukan namun masyarakat tetap sanggup menerimanya. Contohnya yakni seorang perempuan yang terjun dalam dunia politik lantaran masih banyak yang beranggapan bahwa dunia politik yakni ranah bagi kaum lelaki.
  2. Penyimpangan bersifat negatif: Bersifat negatif artinya sikap yang dilakukan benar-benar jauh bersebrangan dari aturan yang ada dan menjadikan dampak jelek pada diri sendiri atau orang lain. Penyimpangan menyerupai ini akan mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat. Sebagai teladan sering dilakukan yakni melanggar norma kesopanan, hukum, mencuri, membunuh, dan sebagainya.

Penyimpangan Berdasarkan Kekerapannya

Adapun sikap menyimpang didasarkan pada kekerapan dibedakan menjadi

  1. Penyimpangan primer: Penyimpangan dengan sifat sementara waktu sehingga orang yang melakukannya tetap sanggup diterima kembali dalam masyarakat lantaran tidak secara terus menerus melaksanakan pelanggaran. Contohnya yakni menerobos lampu merah.
  2. Penyimpangan sekunder: Yaitu tindakan menyimpang yang secara terus-menerus dilakukan walau sudah pernah mendapatkan sanksi. Orang yang melakukannya bisanya akan dibenci dan dijauhi oleh masyarakat sekitar atau juga sanggup dijadikan materi gunjingan. Contohnya menyerupai orang yang setiap hari mabuk-mabukan dan berjudi.

Contoh Penyimpangan Sosial

Perilaku menyimpang sanggup terjadi di mana saja, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat umum. Hal itu tergantung pada langsung seseorang sering bergaul dan berinteraksi di mana. Di bawah ini contohnya.

Contoh Perilaku Menyimpang Di Masyarakat

Banyak sekali penyimpangan sosial di masyarakat yang sanggup kita temukan. Tindakan tersebut sanggup menjadikan polemik atau bahkan mengganggu kehidupan bermasyarakat. Berikut ini 2 teladan penyimpangan di dalam lingkungan masyarakat.

  1. Penggunaan obat-obatan terlarang: Obat dengan takaran tertentu memang sanggup dijadikan sebagai penyelamat untuk kehidupan manusia. Namun apa hasilnya kalau malah dipakai untuk hal-hal yang bersifat negatif? Pemakaian obat dengan takaran berlebih justru sanggup menjadikan ancaman yang sangat tinggi dan biasanya akan menciptakan orang menjadi setengah sadar. Hal inilah yang banyak sekali memicu anak gampang untuk mengkonsumsi obat-obatan tertentu guna mendapatkan pengaruh nge-flay (mabuk/setengah sadar/berhalusinasi).
  2. Pergaulan bebas: Di periode modern banyak kita lihat kasus-kasus pelanggaran norma dan aturan sosial, salah satunya yakni pergaulan bebas. Salah satu pemicu terjadinya masalah ini yakni banyaknya beredar konten porno sehingga memicu keinginan para penonton untuk melaksanakan dan mencoba sikap seksual walau tidak ada hubungan pernikahan. Melakukan hubungan di luar nikah merupakan pelanggaran berat, baik dari pandangan norma agama atau norma sosial.

Contoh Perilaku Menyimpang Dalam Keluarga

Penyimpangan sanggup dikatakan sebuah perbuatan yang tidak seharusnya dilakukan lantaran bertentangan dengan norma yang berlaku. Penyimpangan semacam ini banyak sekali kita temui pada masyarakat modern dibandingkan dengan masyarakat tradisional. Kemungkinan sanggup terjadi pada orang modern lantaran mereka sanggup dengan gampang memperoleh isu negatif dari banyak sekali sumber menyerupai media online, pergaulan sangat luas, dan kehidupan yang semakin jauh dari budbahasa istiadat. Ada beberapa teladan penyimpangan dalam keluarga sebagai berikut.

  1. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT): Kasus KDRT kerap kali ditemukan dalam hubungan suami istri yang dipicu lantaran ucapan menyakitkan pada pasangan, persoalan ekonomi, perselingkuhan, dan alasan-alasan lain.
  2. Kekerasan secara verbal: Ucapan-ucapan bernafsu atau kotor yang menyudutkan salah satu anggota keluarga juga termasuk sikap menyimpang, Selain itu juga sanggup menjadikan hal jelek menyerupai pada teladan pertama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *