Paket Tiket Pesawat Dan Hotel Lebih Murah, Pas Banget Buat Para Freelancer Yang Butuh Piknik!

23 views

Yep, enaknya bekerja sebagai freelancer itu ialah kita sanggup merencanakan liburan kapan pun, sewaktu-waktu. Cuma kadang ya kalau kerjaan belum beres betul-betul ya, kadang kita liburannya sambil membawa rasa bersalah dan beban alasannya ialah tanggung jawab. Makanya, di bab lain dari blog ini, aku pun sudah menulis bagaimana seorang freelancer sanggup berlibur tanpa rasa bersalah itu.

Nah, kalau memang sudah beres semua—baik yang harus diselesaikan maupun yang belum selesai tapi masih sanggup ditangguhkan—maka kalau sempat liburan, maka liburlah. Buat seorang freelancer, liburan itu paling cocok buat nge-recharge daya kreativitas. Lagian ya, siapa sih yang nggak suka liburan?

Kek sekarang, aku sudah mulai ancang-ancang juga untuk liburan selesai tahun mendatang. Masih jauh bok! Ya, justru itu! Saya malah sanggup menciptakan banyak planning alasannya ialah waktunya masih panjang. Acara liburan wajib aku memang selesai tahun. Kalau pas Idulfitri aku malas. Wkwkw. Akhir tahun ya penuh juga sih tapi enggak sepenuh Lebaran.

Dan, begitu waktu dan tujuan sudah jelas, kita sanggup eksklusif deh atur akomodasi, transportasi sekaligus itinerary. Masalah waktu dan tujuan memang sanggup dengan cepat diputuskan, tapi soal bujet … nah, itu dia! Tergantung ketika itu kerjaan lagi rame enggak sih. Hahaha. Tapi justru dengan perencanaan jauh hari, aku pun sanggup sedikit ngakalin soal bujet ini. Bisa sanggup murah bok, kalau kita pesan apa-apa dari jauh hari. Plus aku barusan nemu cara supaya lebih irit lagi, yang cocok banget buat para freelancer.

Mau tahu caranya?

Yaitu dengan memesan 1 paket yang include pesawat dan hotel sekaligus!

Nah, kan. Banyak yang enggak tahu nih pasti. Makanya aku mau tulis di sini. Toh masih ada hubungannya dengan kehidupan freelancer, dan kebetulan kemarin aku sempat menguruskan dan hunting tiket untuk suami yang ada perjalanan dinas ke Medan untuk tanggal keberangkatan satu bulan lagi. Ndilalah, kini jatahnya nulis seputar freelancer’s life jadi ya mari kita lihat.

Makara ceritanya, si suami akan ke Medan untuk satu urusan. Karena blionya sibuk, dan kini aku sangat selow, maka aku coba bantu untuk mencarikan tiket pesawat plus hotel untuknya di Medan. Seperti biasa aku pun hunting ke beberapa web sekaligus, buat perbandingan harga, pastinya. Karena bujet dari kantornya terbatas, maka ya aku carikan saja yang murah.

Hampir saja aku klik tombol “Pesan Sekarang” di salah satu web jasa penyedia tiket pesawat terbang (untuk kemudian aku juga eksklusif mencari booking hotel di web lain yang terlihat murah), ketika aku menemukan bahwa ada yang menyediakan paket pesawat dan hotel dalam 1 kali klik doang di sini.

Wah, mudah nih! Gitu pikir saya. Ya, soalnya aku mah males ribet orangnya. Hahaha. Ya udah deh, ketimbang repot aku pesankan yang paket pesawat + hotel saja. Tiket pesawatnya memang enggak PP sih, berangkat doang. Saya pikir enggak apa-apa deh, nanti kan aku tinggal cariin tiket pulang. Lebih mudah. Yang penting berangkat sama hotel udah sanggup duluan. Palingan kalau lebih mahal ya berapalah ya. Sambil berharap, semoga masih tercover.

Setelah aku pilih tiket pesawat, dan juga mencarikan hotel yang lokasinya bersahabat dengan tujuan suami, aku pun mencoba pesan. Eh! Ternyata, untuk tiket pesawat berangkat dan kemudahan hotel selama 2 malam itu, aku cuma harus mengeluarkan uang segini saja.

Padahal aku enggak pakai paket promo, enggak pakai isyarat diskon apa pun. Pikir saya, ini beneran buat pemesanan tiket udah sama hotel nih? Saya cek ulang, iya bener. Hotel sama pesawat.
Saya pun ngecek hotelnya. Seenggaknya, di sekitarnya mesti gampang menemukan makanan, supaya nggak ribet dan jauh-jauh amat kalau melapar.

Airy Medan Sunggal. Image via Airy Rooms.

Ternyata lokasi hotel tampaknya cukup ramai tuh, kalau aku cek di Google Map. Ya, maklum, baik aku maupun suami belum ada yang pernah menginjakkan kaki di Medan. Hahaha. Makara sama aja nih, sama-sama buta, cuma mengandalkan Google Map.

Ada beberapa resto yang tampaknya cukup menjanjikan di sekitar hotel. Salah satunya ini.

Roland’s German Restaurant. Image via ceritamedan.

Juga ada Mie Aceh Titi Bobrok, yang ratingnya cukup menjanjikan di Google Map. Hahaha. Lumayanlah ya.

Mie Aceh Titi  Bobrok. Image via Travel Ruang Media.

Well, not bad-lah ya. Juga ada minimal 2 resto fast food di bersahabat hotel. Seenggaknya, kalaupun mesti nggojek, itu enggak mahal. Hahaha.

Terus, aku balik lagi untuk mengecek harga. Lo, kok bedanya jauh amat yak, sama tiket pesawat berangkat doang di kawasan lain?

Ini tuh pesawat yang sama, berangkatnya sama, sama-sama nggak pakai transit, kok bedanya segitu yah?

Entah, apa aku ada yang salah klik di web pemesanan tiket yang bawah itu. Entahlah. Saya nggak tahu. Masih dengan rasa enggak percaya aku coba aku ikuti mekanisme pemesanan untuk web yang di atas sana.

Lah iya bener, aku cuma ditagih segini.

Cukup murce ya, Cyint?

Hahaha. Ya ampun! Yang ini sudah konfirm, aku pun balik lagi ke web yang sama untuk pesan tiket pesawat pulang.

Selesai deh kiprah saya. Tinggal bayar. Hehehe.

Penasaran, aku pun membandingkan lagi, kalau aku pesan round ticket pesawat kemudian pesan hotel terpisah, dengan paket tiket + hotel kemudian pesan tiket pesawat pulang sendiri.

Kalau pesan round ticket pesawat, maka aku harus mengeluarkan Rp3.664.350 (belum termasuk hotel). Sedangkan, kalau aku pesan paket tiket + hotel kemudian pesan tiket pulang pesawat sendiri, aku hanya keluarkan dana sebesar Rp2.923.386. Yang terakhir ini sudah termasuk hotel ya.

Itu pesawatnya sama, dan tanpa transit juga dua-duanya.

Well … no need to question berarti, bakalan milih yang mana iya kan?

So, apa kesimpulannya?

  1. Memesan tiket pesawat dan hotel dalam paket begini JAUH lebih murah ketimbang memesan tiket pesawat dan hotel secara terpisah. Lumayan bok, selisihnya sanggup digunakan buat wisata kulineran kan ya?
  2. Lebih praktis, alasannya ialah enggak mesti bolak-balik sana sini, nyari tiket dan hotel. Ya, sebetulnya balik lagi sih buat pesen tiket pulang. Tapi coba lihat selisihnya deh.
  3. Bisa pilih yang sesuai dengan mau kita. Tiketnya sanggup pilih pesawat, hotel pun sanggup diganti sesuai dengan yang kita mau. Juga room-nya sanggup kita pilih juga.
  4. Sistem pembayaran juga gampang banget, sanggup pilih dengan kartu kredit atau mau transfer. Pakai ATM bisa, pakai Mbanking bisa, Netbanking juga oke.

Nah, dari pengalaman aku tadi, aku pun eksklusif merencanakan liburan selesai tahun nanti mau pakai sistem ini lagi aja ah. Murah soalnya ya. Siapa sih yang enggak mau liburan murah? Apalagi freelancer! Yang gajiannya enggak tentu, pun kadang nggak sanggup kerjaan. 
Lah, kok curcol.