Mudik Lebih Lancar Selain Melalui Tol Juga Dapat Lewat Pantura Dan Pansela

30 views

– Kesiapan infrastruktur jalan baik jalan tol dan non tol dalam menghadapi arus pulang kampung tahun 2018 lebih baik dari tahun 2017. Tingkat kemantapan jalan nasional yang menjadi jalur pulang kampung mencapai 90%.

Di Pulau Jawa, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melaksanakan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan non tol baik di lintas utara, tengah dan selatan Jawa. Selain itu pada tahun 2018, untuk ruas Pantai Selatan Jawa juga cukup baik kondisinya.

“Kami berusaha keras untuk menawarkan pelayanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk jalur lintas pantai selatan kita sebut sebagai scenic road atau jalur wisata. DirekturJenderal Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto menyampaikan bahwa Kondisi jalannya tahun ini lebih baik dan mantap,” menyerupai yang disebutkan keterangannya pada hari Senin (21 Mei 2018).

Baca juga : Inilah 7 Jalan TOL Baru yang akan dioperasikan bulan ini

Kementerian PUPR mendorong jalur pantai selatan Jawa sanggup menjadi pilihan pemudik terlebih libur Idulfitri tahun 2018 cukup panjang.

“Tahun ini jumlah penginapan juga sudah lebih banyak, demikian juga daerah kemping dan akomodasi umum lainnya,” kata Direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Hedy Rahardian.

Jalan Pantai Selatan mempunyai panjang 1.405 km dibangun menyusuri garis tepi pantai selatan dari wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah spesial Yogyakarta sampai Jawa Timur.

Sehingga aneka macam ditemukan obyek wisata pantai yang lokasinya tidak jauh dari trase jalan.

Sebut saja Pantai Santolo, Pantai Pangandaran, Pantai Teluk Penyu, Pantai Parangtritis, Pantai Soge dan Pantai TIga Warna. Selain pantai, pemudik akan disuguhi pemandangan hamparan sawah dan pegunungan yang menjadi spot berfoto.

Baca juga : Inilah 68 Proyek Strategis Jokowi yang rampung 2019 dengan nilai 260 Triliun

Untuk lokasi rawan longsor menyerupai di Jalan Raya Puncak dan lintas tengah Jawa, Kementerian PUPR telah menyiagakan Disaster Relief Unit dan posko Jalur Idulfitri dengan dilengkapi alat berat. Disamping untuk kesiapsiagaan bencana, Posko tersebut juga sanggup dipakai untuk pemudik beristirahat dan mendapat informasi mengenai jalan dan jembatan.

“Antisipasi terjadinya banjir rob Semarang juga dilakukan berhubungan dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana dalam penyiapan pompa. Kami juga terus memonitor informasi dari BMKG bahwa curah hujan sedang. Kita tetap siaga meskipun tidak berlebihan,” terang Hedy

Di Jalur Pantura Jawa Tengah yakni Jalan Raya Tegal-Purwokerto, acara pembangunan Underpass Karangsawah tidak akan menganggu alasannya ialah lokasi pekerjaannya di sisi luar jalan. Namun akan dilakukan administrasi kemudian lintas dan pemasangan rambu tambahan.

Sementara untuk perbaikan Jembatan Cincin Lama yang menghubungkan Tuban-Lamongan ditargetkan pada H-10 sudah simpulan dan sanggup dilalui pemudik.

Baca juga : Inilah alasan Jokowi gencar membangun infrastruktur ketika ini

Kementerian PUPR akan menghentikan seluruh pekerjaan konstruksi jalan pada H-10 sampai H+10 Idulfitri tahun 2018 untuk menawarkan kelancaran pada arus pulang kampung lebaran. Penghentian pekerjaan tidak berlaku untuk penutupan lubang yang bersifat minor sehingga sanggup meningkatkan kenyamanan berkendara.

Salah satunya ialah pekerjaan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek yang akan tidak boleh dan dikembalikan kondisinya menjadi 4 jalur.

Dengan semakin banyaknya pilihan ruas jalan untuk pulang kampung ditambah adanya aplikasi peta menyerupai _waze_ akan memudahkan pemudik untuk memilih. Sehingga pemudik tidak terkonsentrasi memakai jalan tol. Sumber : finance.detik.com.