Mengurai Tema Peringatan Hardiknas 2018

21 views
Mengurai tema peringatan hardiknas 2018 – Menarik kiranya untuk mencermati tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)  2018 yang dicetuskan oleh pemerintah. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Efendy telah mencetuskan tema Hardiknas tahun ini, “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” ketika membuka Pekan Peringatan Hardiknas di Daerah spesial Yogyakarta beberapa waktu lalu.

 Menarik kiranya untuk mencermati tema Hari Pendidikan Nasional  Mengurai Tema Peringatan Hardiknas 2018
Logo dan tema Hardiknas 2018 (kemdikgo.id)

Penguatan pendidikan Indonesia sejalan dengan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Ini mengambarkan bahwa pendidikan tidak semata menjalankan proses pembentukan intelektual (kecerdasan) pada individu akseptor didik. Lebih dari itu ialah menguatkan potensi aksara anak didik sehingga mereka berbudi pekerti mulia.
Disadari memang, intelektual yang anggun belum berarti banyak bila tidak diiringi dengan perilaku dan tingkah laris yang terpuji pada diri anak. Keluhan masyarakat dan orangtua perihal kepribadian anak selama ini, perlu diakui bahwa forum pendidikan belum efektif menjalankan misi untuk menyebarkan potensi aksara anak.
Ada anak yang cukup cerdas namun kepribadiannya tidak sesuai dengan perilaku dan tingkah laris sebagai seorang murid. Kurang menghormati orangtua di rumah maupun guru di sekolah. Di lingkungan masyarakat berbuat sesuka hati tanpa mengindahkan nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat tersebut.
Pendidikan di sekolah sejatinya tidak semata menjalankan proses berorientasi pencapaian sasaran kurikulum. Guru merasa puas ketika sasaran kurikulum tercapai. Menyampaikan bahan pelajaran sebanyak dan seluas mungkin kepada akseptor didik. Sekolah menjadi terkenal dengan nilai rata-rata ujiannya tinggi alasannya semua guru sukses mencapai sasaran kurikulum.
Sebaliknya, justru kurikulum itu sendiri tolong-menolong mempunyai potensi membentuk aksara konkret pada diri akseptor didik. Pengintegrasian nilai-nilai aksara konkret ke dalam mata pelajaran akan lebih berarti daripada pencapaian sasaran kurikulum belaka.
Melalui peringatan Hardiknas,  pesan itulah yang hendak ditularkan kepada manusia pendidikan. Menguatkan pendidikan Indonesia berarti menguatkan sistem dan proses pencerdasan intelektual serta perilaku dan tingkah laris akseptor didik menjadi lebih optimal.
Lembaga pendidikan berperan penting dalam memajukan kebudayaan Indonesia. Peran tersebut sanggup terwujud melalui kurikulum muatan lokal di forum sekolah. Kurikulum ini berpotensi untuk memajukan budaya tempat melalui konsep kearifan lokal.
Memang, sulit membendung imbas globalisasi yang memungkinkan masuknya budaya-budaya absurd yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.  Namun demikian, forum pendidikan selalu menjembatani akseptor didik dengan globalisasi budaya sehingga akseptor didik sanggup menyeleksi budaya baik yang masuk ke Indonesia.
Menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan juga mengingatkan supaya forum sekolah, pemerintah dan masyarakat untuk saling bersinergi. Masalah pendidikan dan kebudayaan tidak semata dibebankan ke forum sekolah. Tetapi juga perlu kolaborasi orangtua, masyarakat, sekolah dan pemerintah dalam mewujudkan misi tersebut.
Diharapkan, semua unsur terkait dengan pendidikan dan kebudayaan tidak hanya sekadar membuat jargon-jargon eksklusif. Justru implementasinya yang lebih penting sesuai dengan tugas dan fungsi unsur-unsur dimaksud.
Selamat memperingati Hardiknas 2018.