Lingkungan Fisik Manis Tapi Ruang Kelas Gerah

14 views
Lingkungan fisik manis tapi ruang kelas gerah –  Banyak orang bilang, motivasi berguru sangat besar lengan berkuasa terhadap prestasi berguru siswa. Bagaimana tidak? Siswa akan betah berguru apabila mempunyai motivasi yang kuat untuk memperoleh prestasi berguru secara optimal.

Lingkungan fisik manis tapi ruang kelas gerah Lingkungan Fisik Bagus Tapi Ruang Kelas Gerah
Lingkungan fisik kelas ini terlihat manis tapi di dalam ruangan terasa gerah (matrapendidikan.com)

Hal itu memang benar. Akan tetapi perlu diingat masih banyak faktor lain yang akan besar lengan berkuasa terhadap prestasi berguru siswa di sekolah. Motivasi berguru yang tinggi saja belum cukup tanpa didukung oleh faktor-faktor lainnya.
Salah satu faktor yang tak kalah pentingnya yaitu faktor lingkungan berguru siswa di ruang kelas. Motivasi berguru yang kuat, lingkungan berguru yang aman akan bersinergi untuk  mewujudkan prestasi berguru siswa secara optimal.
Berkaitan dengan lingkungan berguru yang kondusif, siswa Lasembi (julukan kelas IX.B SMPN 2 Lintau Buo), dibawah komando wali kelas telah membenahi lingkungan fisik kelas berguru semoga nyaman, higienis dan indah.
Lingkungan fisik Lasembi yang dibenahi mulai dari koridor kelas. Seperti diketahui, satu-satunya kelas yang mempunyai kawasan duduk bersandar permanen hanyalah Lasembi. Tempat duduk permanen ini selalu ramai diduduki, tidak hanya warga Lasembi tetapi juga warga kelas lain waktu jam istirahat.
Selain koridor, jalan masuk air (got) di sekitar koridor Lasembi juga dibersihkan. Selanjutnya yang sudah dibenahi yaitu Taman kelas hingga pada kebun kelas, sempurna di belakang ruang kelas.

Kondisi ruang kelas gres tapi gerah
Ruang Lasembi masih dalam suasana baru. Mulai dari cat dinding hingga mobiler di ruangan berguru dalam keadaan baru. Mobiler kelas dimaksud antara lain meja dan dingklik belajar, lemari kelas serta meja dan dingklik guru.
.
Awal tahun pelajaran ini, Lasembi termasuk kelas yang dipasang perangkat kamera CCTV. Bagaimana proses berguru dan mengajar di ruang ini akan terpantau secara pribadi oleh kepala sekolah maupun pengawas dari instansi terkait.
Sebenarnya ruang berguru Lasembi dan ruang berguru kelas IX.A dijadikan aula SMPN 2 Lintau Buo. Ketika ada pertemuan penting dengan komite atau orangtua/wali murid, pembatas antara Lasembi dan IX.A dibuka.
Memang, Lasembi mempunyai ruang berguru yang komprehensif. Tapi masih disayangkan, hawa ruangan ini masih terasa panas dan bikin gerah. Apalagi saat memasuki paruh kedua waktu pembelajaran, menjelang tengah hari hingga pembelajaran berakhir.
Mungkin ruang Lasembi perlu dilengkapi dengan kipas angin. Untuk keperluan ini, Wali Kelas Lasembi akan membicarakannya dengan pihak sekolah dan komite sekolah. Kalau perlu membentuk Komite Kelas atau Paguyuban Kelas untuk mengatasi pengadaan Kipas Angin ini.

Simak juga : Pentingnya Suasana Belajar Kondusif di Sekolah

Dan…bukan mustahil, ada donatur yang peduli dengan proses pendidikan anak di sekolah yang turun tangan mengatasi duduk perkara ini.