Inilah Cara Pemerintah Membangun Jalan Tanpa Bebani Apbn

24 views

DetikPedia – Ini Cara Pemerintah Bangun Makin Banyak Jalan Tanpa Bebani APBN. Pembangunan infrastruktur ibarat jalan merupakan unsur yang penting dalam mendukung perkembangan ekonomi suatu negara. Mengingat kebutuhan pendanaan infrastruktur jalan di tanah air cukup besar di tengah terbatasnya anggaran, maka pemerintah berupaya menyiapkan taktik pendanaan dengan melibatkan swasta supaya mengurangi beban Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Menurut Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Arie Setiadi Moerwanto pemerintah mempunyai beberapa cara supaya pembangunan jalan tidak membebankan APBN. Pertama ialah transformasi kelembagaan dalam menyebarkan denah kolaborasi pemerintah dan tubuh perjuangan (KPBU).

Baca juga : Inilah alasan Jokowi gencar membangun infrastruktur dikala ini

“Pertama, transformasi kelembagaan KPBU di Kementerian PUPR. Kedua, kejelasan perencanaan dan penyiapan proyek KPBU yang matang dan ketiga penyediaan layanan info dan konsultasi KPBU PUPR berbasis web,” katanya menurut data Kementerian PUPR di Seminar Strategi Investasi Mewujudkan Infrastruktur Jalan yang Berkelanjutan di Universitas Indonesia, Depok, Jumat (13/4/2018).

Kemudian, cara selanjutnya dengan mendorong unsolicited projects atau proyek prakarsa, yaitu melalui promosi. Lalu, sekuritisasi asset alasannya ialah pihaknya menilai investor lebih tertarik dengan brownfield projects. Dengan begitu equity dan likuiditas sanggup meningkat dan mendorong pihak swasta untuk mengelola.

“Keempat, penjualan konsesi dimaksudkan untuk menjaga Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Load to Deposit Ratio (LDR), serta taktik bangun-jual. Kelima, Ham dan TOT yang berkaca dari India,” imbuh Arie.

Baca juga : Perbandingan Jalan Tol Sejak Era Soeharto Hingga Jokowi

“Negara dengan jumlah penduduk lebih dari 1,2 miliar ini mempunyai jaringan jalan terpanjang kedua di dunia dengan total panjang 5 juta km dan National Highway Authority of India (NHAI) memperkenalkan dua denah PPP (public private partnership),” jelasnya.

Selain itu, cara yang dilakukan pemerintah dengan pembayaran ketersediaan layanan atau Availability Payment (AP). Dengan denah tersebut dibutuhkan sanggup meningkatkan tingkat layanan jalan nasional terus dalam kondisi mantap.

Kemudian, dengan project bundling atau penggabungan dua atau lebih jenis infrastruktur di mana bantu-membantu sebagai PJPK. Hal itu dilakukan dengan menandatangani nota kesepahaman mengenai PJPK dan menunjuk pihak yang menjadi koordinator PJPK.

Baca juga : 2,5 Tahun Jokowi Utang Pemerintah RI Tambah Rp 1.062 T, Kenapa?

“Terakhir, mengandalkan pendanaan jangka panjang. Masuknya dana jangka panjang tersebut akan mengurangi pemikiran dana jangka pendek yang bersifat spekulatif,” jelasnya.

Sumber : finance.detik.com