Ini Beliau 7 Pekerjaan Freelancer Dengan Bayaran Tertinggi Berdasarkan Situs Upwork

24 views

Hai! Ada yang pengin atau gres mulai “jabatan” sebagai freelancer? Pastinya pengin dong ya menghasilkan pendapatan tinggi.

Iyalah, pengin.
Saya juga.

Tapi, emang segampang itu, terus bisa sanggup bayaran tinggi.

Nah, pastinya enggak juga.

Bayaran seorang freelancer itu kalau saya bilang, benar-benar abnormal deh. Selain tergantung pada kualifikasi diri kita sendiri, juga ada beberapa faktor yang ikut memengaruhi. Misalnya, tingkat kesulitan proyek, jenis pekerjaan, kebaikan hati klien (somehow, ini agak nganu memang, tapi iya banget. Kita mesti mengakui nih), hingga hingga ke soal “keberuntungan” dan “sudah rezeki”.

Lo, kok gitu?
Coba aja deh. Katakanlah kerjaan menjadi penulis konten. Di “pasar” freelancer, ibarat Sribulancer atau Projects.co.id, bertebaran tuh proyek menulis konten dengan harga paling rendah Rp3.500/artikel 600 kata (jadi inget yang dishare Mas Ryan di WAG hari ini). Sedangkan, ada website merk ternama yang mau kasih Rp400.000 untuk satu artikel dengan panjang yang sama.

Keduanya sama-sama bersyarat: harus lolos Copyscape, SEO friendly, dengan niche yang hampir sama pula.

Kalau ada yang nanya, emang ada ya mau nerima kerjaan artikel Rp3.500/artikel itu? Ada, saya bilang. Ada. Bahkan, jujur nih, kalau saya kini lagi nggak ada kerjaan, saya mau ambil.

Kenapa? Ya, banyak hal yang bisa menjadi alasan saya. Ketimbang nganggur, misalnya. Toh, kalau kita sudah biasa menulis itu, 600 kata itu enggak panjang. Coba cari 3 artikel sejenis lain di internet, mix and match, self editing, bisa kok sanggup skor 90% Plagiarism Checker dalam waktu 1 jam aja. Mau dibilang plagiat? Enggak bisa. Hawong artikel barunya sama sekali berbeda dengan yang sudah ada kok.

Itu kenyataan pahit ya. Tapi ya memang begitu, kondisi para freelancer penulis konten ini.

Tapi, tetep. Ada beberapa bidang pekerjaan yang bisa banget memperlihatkan penghasilan yang tidak mengecewakan bagi para freelancer.

Situs pasar freelancer terbesar dunia, UpWork, pernah mengadakan survei terhadap 7 pekerjaan untuk freelancer dengan bayaran tertinggi. Here they are.

konten yang berkualitas anggun memang langka. Banyak bergotong-royong job menulis yang ditawarkan di aneka macam pasar freelancer. Seharusnya para penulis konten yang punya kualitas anggun memang bisa punya bayaran tinggi.

Tapi, penulis kualitas menengah itu lebih banyak, dan mereka mau mendapatkan job seberapa pun besarnya. Saya enggak berusaha menghakimi mereka ya. Enggak sama sekali. Orang saya juga berada di zona ini.

Dan, para penulis menengah ini akan ambil job berapa pun besarnya, apalagi kalau mereka lagi kepepet.
Ya itu tadi, ibarat yang saya ceritakan di awal artikel ini.

Untuk menjadi seorang penulis freelance–terutama penulis konten–kamu mesti punya beberapa proyek sekaligus, zaman sekarang, dengan perkiraan masing-masing bayarannya ada di middle.

Kalau seumpama kau bisa menemukan job menulis dengan bayaran tinggi, nah, itu berarti memang keberuntungan sedang berada di pihakmu.

4. Desain Grafis

Desain grafis menempati urutan ke-2 pada daftar keterampilan yang paling banyak dicari di UpWork. Di situs pasar freelancer dunia terbesar ini, beberapa freelancer di desain grafis bisa menghasilkan hingga $85 per jam untuk satu jenis proyek desain.

Lebih spesifik lagi, akhir-akhir ini desain infografis menjadi demand tertinggi. Setelah itu, gres deh desain logo, desain ikon, dan ilustrasi.

5. Copywriter

Copywriter ini beda ya sama content writer, apalagi sama content marketing. Para freelance copywriter ini mengkhususkan diri menulis konten untuk halaman situs web, deskripsi untuk produk, layanan, dan lain-lain.

Tarif biaya untuk copywriter bergantung pada tingkat pengalaman dan keterampilan masing-masing freelancer. Linda Formichelli, seorang copywriter freelance berpengalaman, bisa menghasilkan $ 250 per jam. Ini masih berdasarkan survei UpWork ya.

Kalau kau lihat, para copywriter di UpWork akan nge-charge klien mereka antara $ 15 per jam hingga $ 100 per jam untuk satu proyek copywriting.

6. Editor Video

Masih berdasarkan survei UpWork, seorang freelancer video editor di Amerika Serikat bisa menghasilkan sekitar $ 72.000 per tahun, sementara editor video yang lebih berpengalaman bisa menghasilkan sekitar $ 122.000 per tahun.

Permintaan untuk editor video di industri freelance mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, berkat peluang yang disajikan oleh platform ibarat YouTube, Facebook, dan Instagram.

So, kalau kau pinter dan punya kemampuan dalam editing klip video dan menciptakan konten video yang luar biasa, barangkali ini bisa menjadi karier harapan kau nih.

7. Social Media Manager

Social media marketing merupakan bab penting dari seni administrasi pemasaran merek dan bisnis. Hampir setiap bisnis, bahkan kedai kopi lokal kecil pun, kini juga butuh dan memakai jejaring sosial untuk mempromosikan produk dan merek mereka.

Hal ini tentu saja hasilnya membuka peluang besar bagi para freelancer ya, ketika sebagian besar merek dan bisnis ini mulai mencari orang-orang yang mau mengelola terusan media umum mereka. Justru sekarang, social media marketing ini menjadi industri tersendiri.

Penghasilan untuk manajer media umum di Amerika Serikat berkisar dari $ 6.000 hingga $ 72.000 per tahun, berdasarkan PayScale.

Kesimpulan

Image via Freelancer News

So, gimana nih? Masih mau bekerja sebagai freelancer?

Well, welcome to the jungle then!
Siap-siap saja untuk menghadapi kenyataan, bahwa pekerjaan freelancer itu nggak segemerlap penampakannya. Pun, nggak sebebas perkiraan awal.

Akan ada kalanya, kau enggak sanggup job sama sekali dan harus hidup dengan tabunganmu. Akan ada kalanya juga, kau dihubungi klien di hari libur, atau bahkan di pagi buta, cuma buat ngrevisi hal kecil di kerjaan kamu.
Akan ada kalanya juga, kau kalah bidding sama mereka yang mau dan berani dibayar murah. Atau, ada kalanya juga kau harus menghadapi klien yang kabur tanpa membayar.

Ya, yang terakhir itu yang paling nyesek sih. Hahaha.
And, yes, it happened to me!
Masalah janji itu benar-benar informasi besar di bidang freelancing. Ini sebagian juga alasannya yakni kesalahan kita sendiri sebagai freelancer sih. Hmmm, pankapan saya bahas deh beberapa kesalahan freelancer di sini yah (meski saya sudah pernah bahas di lain tempat).

Iming-iming kerja freelancer itu bebas, menjadi bos untuk diri sendiri, dan bisa cepat kaya itu bullsh*t.

Kaprikornus freelancer harus siap kerja keras, kalau mau sanggup penghasilan setiap bulan.

So, jangan memutuskan dulu kalau kau pengin jadi freelancer hanya alasannya yakni mengharapkan bayaran tinggi.

Tapi, kalau kau menginginkan pekerjaan yang akan menantangmu dengan hal gres setiap hari, bikin kau kayak naik roller coaster–adrenalin bisa mengalir deras–terutama ketika invoice nggak cair juga :))–then go for it.

Kerjaan freelancer itu nggak pernah stuck. Nggak pernah mentok. Selalu ada celah buatmu untuk mempelajari hal gres setiap harinya. Tergantung kau juga sih, sebenarnya.

Mesti berguru sabar juga. Karena itu akan memakan waktu usang sebelum kau mulai mendapatkan penghasilan tetap.

Yah begitulah.
Semoga nggak menyurutkan semangatmu untuk kerja freelance. Semoga justru membuatmu tertantang untuk menjadi lebih baik.