Cara Menciptakan Kapurung Makanan Khas Sulawesi Selatan

45 views
Racikanbumbu.com – Kapurung yaitu kuliner yang berasal dari Palopo, Sulawesi Selatan. Makanan ini populer dan banyak di sukai dan cara penyajiannya pun cukup mudah, tapi bagi kawan-kawan yang tidak terbiasa makan Kapurung biasa tidak tertarik alasannya yaitu bentuknya ibarat lendir dan kenyal. Bagi sahabat yang belum mencicipi, yuk kita mencar ilmu bersama membuatnya, enak kok rasannya, apalagi di sajikan pada siang hari.
Buat kalian yang tidak biasa mencoba Kapurung niscaya merasa absurd dengan bentuknya. Tehnik memakannya juga memakai cara semoga lebih nikmat. Sangat enak ketika dinikmati masih panas atau hangat dan penambahan sambal menambah selera makan bertambah. Ada banyak materi adonan ibarat Sayur, Mangga, Udang, Ikan teri dan masih banyak lagi.
Kuliner ini selain kuliner keluarga juga banyak dijual di warung makan. Harganya cukup terjangkau yaitu sekitar 10 ribu untuk satu porsi. Saat berkumpul dengan sahabat sahabat sudah tentu sanggup membuatnya sendiri alasannya yaitu modal yang diharapkan juga tidak terlalu besar. Yang unik yaitu ketika menciptakan Bola bola Sagu. Penasaran bagaimana cara membuatnya, silahkan bunda lihat resep dibawah ini.

Cara menciptakan Kapurung kuliner khas Sulawesi Selatan

Bahan-Bahan :

  • Sagu orisinil dari pohonnya dan masih segar (kalau tidak menemukan sagu orisinil yang eksklusif dari pohonnya, sanggup memakai sagu Tani yang sanggup diperoleh di supermarket)
  • Aneka sayuran (kangkung, jagung bagus muda yang diserut, bunga pisang, yang diiris halus terong ungu yang dikupas dan dipotong2 1 cm, bayam,kacang panjang yang dipotong2 2 cm, daun pakis-kalau ada-)
  • Tomat buah, dipotong kecil memanjang
  • Mangga muda diserut
  • Cabai merah diiris serong
  • Ikan teri segar(teri mirong dlm bhs tegal) sanggup juga diganti dengan ikan peda segar
  • Udang

Bumbu :

  • Kacang tanah goreng 4 sendok makan
  • Garam
  • Bawang putih
  • Penyedap rasa/masako
  • Cabai merah besar dipotong miring
  • Asam patikalla (buah kecombrang yang digeprek) kalau tidak ketemu, saya biasa ganti dengan air asam jawa dan ditambah serpihan tangkai bunga kecombrang yang masih lunak
  • Merica debu secukupnya
  • Sambal
  • Tomat
  • Cabe rawit merah
  • Garam
  • Gula putih ½ sendok teh
  • Jeruk limau
  • Semua materi ditumbuk hingga halus, sedang jeruk limau hanya dipotong menjadi dua dan diperaskan airnya kedalam sambal

Cara Membuat Resep Kapurung :

  1. Rebus semua sayuran hingga lunak, tiriskan
  2. Buat kaldu ikan: Rebus ikan teri atau ikan peda hingga lunak, tambahkan satu sendok teh garam. Pisahkan ikan dan air rebusan(kaldu) ikannya
  3. Pisahkan duri ikan dan dagingnya, kemudian daging ikan disuwir-suwir bergairah dan dicampur kembali dengan kaldu Tumbuk kacang goreng, bawang putih, garam hingga halus Campurkan bumbu dalam kaldu ikan. Masukkan cabai merah besar yang diiris menyerong. Tambahkan penyedap rasa sesuai selera. Rebus kaldu yang berbumbu hingga mendidih
  4. Buat bola-bola sagu: Pastikan alat memasak bersih. Apabila memakai sagu segar yang dijual penduduk yang memakan sagu, pastikan sagunya benar-benar segar, bukan sagu yang sudah rusak, alasannya yaitu nanti kesannya akan berwarna kemerah2an (lihat gambar dibawah), kalau mau kondusif sih pakai sagu tani yang terjamin kualitasnya
  5. Siapkan 1 gelas tepung sagu, larutkan dalam 2 gelas air
  6. Didihkan 2 gelas air dalam wajan
  7. Masukkan adonan sagu perlahan-lahan sambil diaduk terus hingga mengental
  8. Angkat
  9. Siapkan air matang cuek dalam baskom
  10. Selagi masih panas, ambil satu sendok makan sagu yang mengental, bentuk bulatan dengan proteksi sendok dan jatuhkan dalam air dingin
  11. Lakukan hingga seluruh adonan habis
  12. Tiriskan bola-bola sagu
Letakkan bola-bola sagu dalam mangkok, masukkan adonan sayuran rebus, siram dengan kaldu ikan. Hiasi diatasnya dengan irisan tomat, cacahan mangga dan udang rebus. Kapurung siap dihidangkan. Selamat menikmati kapurung kuliner khas Palopo.

Itulah resep dan cara menciptakan Kapurung, kuliner khas dari Palopo, Toraja dan Makassar. Silahkan bunda berkreasi sendiri semoga rasanya lebih nikmat. Jangan dinikmati jikalau sudah cuek alasannya yaitu sudah niscaya rasanya berbeda. Semoga berhasil dan selamat mencoba bunda.