Beberapa Update Dan Perubahan Facebook Yang Mesti Diketahui Pasca Cambridge Analytica

22 views

Entah sebab dipepet sama banyak orang bulan kemarin sebab kasus Cambridge Analytica, makanya Facebook bebenah.

Ada beberapa perubahan besar yang sedang dan bakal terjadi di Facebook.
Hmmm, terutama sih buat kita-kita yang mempergunakan Facebook untuk bisnis dan yang memanfaatkan Facebook sebagai partner marketing, kayaknya mesti catet beberapa hal.

Inilah beberapa perubahan dan update Facebook yang sedang dan akan terjadi

Instagram sih. Tapi sebab Instagram ini “anaknya” Facebook ya makanya masuk ke agenda update Facebook sekalian.

Selain lagi trial button “mute” di aplikasi beta, Instagram ternyata juga akan menambahkan fitur video chat. Kayak WhatsApp punya kurang lebih kali ya.

Tapi kemarin sempat lihat ada thread di Twitter yang mengulas soal Speech Recognition, utamanya di Iphone. Meski kemudian ada thread tandingan yang menyatakan hal tersebut ialah hoaks, dari seorang senior mobile app developer, tapi yah … mau nggak mau jadi materi pertimbangan juga kan?

Tapi, mylov … bukankah tak akan pernah ada yang namanya makan siang gratis? Termasuk di Internet. Mau medsosan gratis? Enggak bisa, mylov … Aktivitas gratismu di Internet itu harus ditukar dengan datamu yang lantas “diperjualbelikan”.
*baca dengan nada ngomongnya Romlah–miminnya Mojok*

Anyway …
Selain penambahan fitur video chat di Instagram, nampaknya Facebook dan Instagram juga benar-benar mengibarkan bendera perang melawan cyberbullying, dengan menambahkan comment filter.

YAH! Padahal komen-komen netyjen ini dapat jadi materi tontonan lawak yang cukup mencerahkan sore jeh. Kaprikornus nggak ada tontonan lagi jika mereka kena filter.

5. Apps review diperketat

Nah, ini buntut dari masalah Cambridge Analytica kemarin.
Saya nggak tahu persis–lebih tepatnya, aku enggak mudeng–diperketatnya ibarat apa, sebab aku enggak pernah bikin aplikasi. Hahaha.

Hanya saja pesen nih buat teman-teman.
Sekarang kan banyak tuh aplikasi ataupun situs yang meminta kita untuk pendaftaran demi keperluan ini itu, dan kayaknya gampang gitu jika ada pilihan pendaftaran dengan Facebook. Tinggal klik Facebook, dapat eksklusif masuk.
Beda dengan jika kita pendaftaran dengan email. Biasanya akan diharapkan verifikasi dari email yang dikirimkan ke kita. Registrasi dengan Facebook cuma 1 langkah, cukup. Dengan email, perlu 2 langkah, tapi lebih aman.

Jadi, sebaiknya, selalulah menentukan pendaftaran dengan email saja. Bukan dengan Facebook, ataupun media umum yang lain. Demi mencegah hal-hal yang nggak diinginkan, kayak masalah kemarin.

6. Penambahan fitur penerjemah di Messenger

Ini juga fitur yang seharusnya dapat membantu kita to get connected. Ada fitur penerjemah di chat Facebook.

Barangkali ada yang suka bermasalah dengan merk atau publisher luar? Nah, no worries mesti bolak balik buka Google Translate. Nulis aja dalam bahasa Indonesia–tapi usahakan yang bener ya, jangan pakai bahasa aneh–nanti si publisher dapat translate eksklusif di Inbox mereka.

Untuk uji cobanya, Facebook gres nyobain translation dengan bahasa Spanyol. Semoga dalam waktu dekat, semua bahasa dapat ter-cover termasuk bahasa Indonesia.

7. Sharing Facebook dan Instagram Stories dari aplikasi lain

Suka sharing capture-an Spotify?
Nah, nggak usang kau nggak perlu repot-repot screen capture sendiri. Akan ada fitur yang dapat eksklusif mengirimkan playlist kau ke Instagram Stories, dan juga Facebook Stories. Hahaha.

Selain dari Spotify, kau juga akan dapat share eksklusif dari SoundCloud, GoPro, dan beberapa aplikasi lain. Kita tunggu aja.

Okek, itu beliau beberapa perubahan Facebook yang dapat kita tunggu dalam waktu dekat. Ada sih beberapa yang lain, ibarat penjualan Oculus yang didiskon. Ada kali yang mau? Hahaha. Tapi aku nggak akan bahas. Silakan cari beritanya di Google. Banyak kok.

Ada juga pengumuman, jika WhatsApp Status hits 450 juta pengguna dikala ini. Saya jarang pake sih. Ada yang suka pakai?

Yah, supaya kita semua semakin bijak dalam memanfaatkan media umum ini ya. Karena jika misal penggunaannya dapat tepat, media umum ini dapat banget kita pergunakan untuk meningkatkan kualitas hidup kok.

Tergantung kita.