Backup Blog WordPress Self-Hosting Itu Penting Banget! Ini 5 Alasannya!

Diposting pada 4 views

Wih, orang ngeblognya di Blogspot kok nulis soal WordPress?
Ya, blog ini memang di Blogspot. Tapi aku juga punya Bicara Perempuan, yang pakai WordPress. Hehehe.
Sementara aku memang harus kembali berguru ngulik WordPress lagi, supaya nggak salah maintain lagi, kayak blog aku sebelumnya.

Sudah tahu belum? Sebelum aku punya blog carolinaratri.com ini, saya punya blog dengan wordpress self hosted beralamat di redcarra.com.

Selama 6 tahun aku ngeblog di sana, ada beberapa kali insiden blog saya–entah gimana–error gitu. Pernah tiba-tiba saja ngeblank dikala dibuka. Enggak tahu kenapa. Pastinya pertama kali ngalamin ya kelabakan, panik, mau nangis. Eh, nggak cuma “mau” doang. Beneran nangis sayanya..

Hubungi hostingnya, terus dibantuin backup. Terus diguide step by step, mulai dari scan virus, kemudian instal ulang, dan jadinya backup di-restore.

Akhirnya bisa.

Belajar dari pengalaman pertama, jadinya aku menjadwalkan diri untuk selalu punya backup, setiap 3 bulan sekali.

Nggak cuma sekali ternyata ada keadaan darurat menyerupai itu. Saya agak lupa sih, sebabnya apa saja. Dan yang selalu dapat menyelamatkan yaitu lantaran aku sudah ngebackup.

Terus, beberapa hari yang kemudian ada salah seorang sahabat juga curhat. Blognya tiba-tiba saja hilang gitu, domain dan hostingnya. Dia dapat masuk ke laman penyedia hostingnya, dan terdaftar blognya masih aktif. Tapi jikalau diketik URLnya di browser, nggak ada.
Saya kurang tahu juga sih, nggak ada-nya itu lantas mercusuar gitu (yang berarti nggak terdaftar domainnya), atau blank. Nggak sempat nanya sih. Yang sempat aku tanyakan yaitu apakah beliau sempat ngebackup, lantaran beliau memakai self hosted wordpress.
Dia bilang, belum pernah ngebackup.

Duh, yassalam jikalau gitu.
Bisa sih sebetulnya jikalau beliau mau komplen. Tapi anaknya udah bilang, males urus. Mau mulai dari awal aja, di blog gratisan. Ya udin. Cuma aku pukpuk doang.

Makanya aku nulis artikel ini, sekadar ngingetin teman-teman–terutama yang memakai self hosted wordpress–untuk rajin-rajin ngebackup blog masing-masing. Sebenarnya yang di blogspot pun juga mesti backup sih. Tapi, aku sendiri juga belum nih.

CATET YA, RA! NTAR DIBACKUP.
Iya.

Mengapa mesti dibackup blognya? Berikut beberapa alasannya. Salah satunya yaitu dapat jadi penyelamat dikala error datang.

5 Alasan mengapa backup blog WordPress itu penting

konten yang bagus aja. Males bat disuruh mikirin teknis ina inu di back-end, control panel, endebre endebre.

Makanya emang, kek aku gini cocoknya nulis di portal :)) Nggak usah mikirin teknis, troubleshooting, whatever. Kalau ada error tinggal teriak di WhatsApp, “Mas, kok aku nggak dapat begini begitu? Kenapa nih?”

Terus, tunggu bentar, … voila! Udah bener. Hihihi.

Ya, tapi enggak semua gitu, aku tahu.
Makanya aku nulis ini as reminder aja sih buat semua, terutama yang ngeblog di WordPress hosting sendiri. Dijaga ya, blognya. Jangan kek saya. Bubar.

Saya kini juga mau coba lagi sih dengan Bicara Perempuan. Tapi itu pun aku minta dibantuin Mas Ryan di backend. Hahaha. Untung orangnya mau, baik emang tuh orang. Wkwkwk.

Ya udah.
Pokoknya jangan lupa backup. Nggak cuma buat yang WordPress self hosted. Yang Blogspot pun ada baiknya juga jikalau di-backup. Karena ya itu tadi, sh*t happens!
Jangan lupa juga scan virus.
Biar yang aku alami nggak insiden di kamu.

Oh iya, mungkin aku juga akan mencatat beberapa hasil berguru aku soal blog WordPress di sini juga sih ntar, seiring perjalanan aku ngulik Bicara Perempuan. Tapi bukan yang advanced gitu sih, justru mungkin lebih ke “for dummies”. Hahaha. Secara, aku juga dummy.

Semangat!
Keep blogging!