Addthis Vs Sharethis (Recommend)

Diposting pada 5 views
AddThis vs ShareThis – Artikel ini akan mengulas wacana dua plugin website terpopuler dikala ini yaitu addthis versus sharethis merupakan plugin yang serupa namun mempunyai banyak perbedaan antara keduanya (addthis dan sharethis plugins). Ulasan ini tentu saja bukan untuk membandingkan antara addthis atau sharethis yang terbaik namun lebih kepada menawarkan rujukan kepada author (pengelola situs web/blog) sebelum memilih pilihan. Sebagai seorang blogger tentunya kita sudah ramah dengan kedua plugin ini akan tetapi saya yakin masih banyak pemula yang perlu mengetahui lebih dalam seluk-beluk plugin addthis dan sharethis ini.

Sebagai pembukaan saya akan memulai pembahasan dari sisi bundling javascript kedua plugin, Module Bundling javascript addthis & sharethis sama-sama mendukung/menggunakan bundling javascript async (asynchronous) jadi meskipun situs web memakai plugin dari pihak ketiga (addthis atau sharethis) tidak akan menghipnotis performa situs “loading situs”. Perbedaan yang paling menonjol dari kedua plugin tersebut yakni sistem verifikasi situs.

Plugin sharethis dirancang dengan sistem verifikasi sehingga meskipun bundling javascript sharethis dicopy ke beberapa situs, fitur sharethis (share button, follow button, reaction button, gdpr dsb) tidak sanggup dipakai bahkan tidak muncul sebelum diverifikasi melalui dashboard sharethis. sedangkan,

Plugin addthis tidak dirancang dengan sistem verifikasi sehingga bundling javascript addthis sanggup di copy secara bebas ke banyak situs. Ini sebabnya para developer menyerupai pembuat template blog sangat menyukai dan banyak memakai plugin addthis untuk menciptakan fitur share buttons, follow buttons, print dan sebagainya pada template buatan mereka.

Contoh Bundling Javascript AddThis

<script async=’async’ src=’//s7.addthis.com/js/300/addthis_widget.js#pubid=ra-5990789984a58a25’/>

Contoh Bundling Javascript ShareThis

<script async=’async’ src=’//platform-api.sharethis.com/js/sharethis.js#property=5ba53d771b076c0011d54122&amp;product=inline-share-buttons’ type=’text/javascript’/>

Fitur AddThis vs ShareThis

Fitur yang paling polpuler (banyak digunakan) dari addthis ataupun sharethis yakni Share Buttons, Follow Buttons dan Email List builder (Subscribe By Email). Dari sisi tampilan dan penerapan mereka sama-sama menarik dan cenderung sangat gampang diterapkan. Beberapa fitur berbeda yang mereka tidak saling miliki untuk sementara ini yakni sebagai berikut;

AddThis Features (Link Promotion Widgets, Related Post Widgets)

 Artikel ini akan mengulas wacana dua plugin website terpopuler dikala ini yaitu AddThis vs ShareThis (Recommend)
AddThis Features

ShareThis Features (Reaction Buttons, GDPR Compliance Tool dan Social A/B Reports)

 Artikel ini akan mengulas wacana dua plugin website terpopuler dikala ini yaitu AddThis vs ShareThis (Recommend)
ShareThis Features (Sharethis.com)

Dari segi fitur yang sama dan fitur yang berbeda (tidak saling memiliki) sama sekali tidak sanggup dikatakan lebih unggul atau lebih baik dari salah satu-nya (addthis atau sharethis) keduanya mempunyai nilai yang sama penting berdasarkan saya, maka sebaik-nya pilih lah salah satu plugin addthis atau sharethis yang sesuai dengan kebutuhan situs web / blog anda.

Lalu apa yang menarik dari artikel ini “AddThis vs ShareThis”?

Yang menarik yakni widget “Link Promotion” dari addthis (addthis.com), Hasil ujicoba dan analisa yang saya temukan menyampaikan widget link promotion addthis sanggup disalahgunakan oleh pembuat/editor template lantaran bundling javascript addthis yang tidak memerlukan verifikasi menjadi peluang besar bagi editor template untuk mempromosikan link situs web miliknya melalui widget link promotion tersebut. Control widget link promotion ini sepenuhnya ada pada dashboard addthis jadi sanggup diaktifkan atau dinonaktifkan kapan saja memalui dashboard akun addthis mereka.

Saya meyakini tidak sedikit editor template yang memanfaatkan bundling javascript addthis ini untuk mendulang view situs web mereka dengan berbagi bundling javascript melaui template gratis. Tidak hingga disitu fitur link promotion juga sanggup dipakai untuk mengirim spam, malware dan sejenis-nya, supaya terhindar dari itu semua mari kita simak sedikit lagi ulasan dibawah ini.

Menghapus Link Promotion Addthis

Untuk mengantisipasi atau mengatasi promosi link dari situs web lain yang dikirimkan melalui widget link promotion addthis silahkan ikuti petunjuk berikut ini;

  1. Pertama buatlah satu akun addthis langsung [Baca Disini]
  2. Kemudian copy “id” addthis anda, dan
  3. Ganti ID Addthis sebelumnya dengan ID Addthis anda sendiri melaui edit html

Contoh ID Addthis

<script type=”text/javascript” src=”//s7.addthis.com/js/300/addthis_widget.js#pubid=ra-5990789984a58a25“></script>

Dengan demikian kau tidak perlu mengganti atau merubah template situs lantaran plugin addthis sudah sepenuhnya menjadi control kau sendiri.

Baca Juga:

Dashboard Addthis & ShareThis

Tidak kalah dengan google analytics dan facebook analytics pada dashboard addthis & sharethis juga terdapat fitur analytics. Fitur ini sanggup dipakai untuk memantau atau menganalisa kinerja situs web secara detail mulai dari melihat jumlah page view, jumlah share dan follow, top content (yang paling banyak dikunjungi), sumber traffict (google, yahoo, bing dll) hingga jenis platform yang paling banyak mengunjungi situs anda.

Tampilan dashboard addthis & sharethis juga sangat sederhana dan gampang untuk dipahami, fitur analytics addthis & sharethis cukup akurat untuk dijadikan patokan analisa dan pengembangan situs web/blog.

 Artikel ini akan mengulas wacana dua plugin website terpopuler dikala ini yaitu AddThis vs ShareThis (Recommend)
Contoh dashboard analytics addthis – sharethis 

Kesimpulan: Baik addthis atau sharethis intinya plugin baik yang menghubungkan konten situs ke pemirsa yang lebih luas dan mendorong kemajuan situs, namun jikalau sudah mengetahui lebih dalam seluk-beluk addthis & sharethis tentu akan lebih baik bagi pengguna-nya. Addthis dan Sharethis juga merupakan plugin yang terkenal dan telah banyak dipakai oleh situs web perusahaan hingga blog individu.

Demikian ulasan wacana “AddThis vs ShareThis (Recommend)” semoga artikel ini bermanfaat dan sanggup menjadi rujukan hingga ide bagi saya dan kita semua, gunakan yang baik untuk hal yang baik supaya menadapat manfaat baik, happy blogging and good luck for you.