9 Cara Menentukan Telur Ayam Dan Belibis Yang Baik Untuk Di Tetaskan

113 views

DetikPedia – Para peternak Ayam ataupun belibis pastinya sudah biasa dalam hal menentukan telur ayam dan belibis mana yang siap untuk ditetaskan. Terlihat biasa saja dan mudah, namun bersama-sama pemilihan telur yang baik atau elok merupakan salah satu proses yang membutuhkan ketelitian sebelum pada karenanya memulai untuk menetaskan telur pada mesin penetas telur. Telur yang akan di tetaskan harus mempunyai ciri dan kriteria telur yang baik dari segi bentuknya, genetik maupun juga secara fisiologis. Secara umum syarat pemilihan telur tetas baik pada unggas menyerupai binatang ayam, belibis dan itik ialah sama warna dan ukuran.

Lihat Juga : Resep Telur Balado dengan bumbu Padang yang menggugah selera Makan

Hal yang perlu diperhatikan lainnya ialah telur harus subur dan fertil yang berasal dari sel telur yang dibuahi oleh sperma. Karena telur dari indukan yang tidak kawin dengan jantan tentunya bukan telur yang subur. Namun, perlu diketahui banyak faktor yang sanggup menjadikan ketidak suburan telur contohnya sebab penjantan muda sehingga kualitas sperma yang di hasilkan kurang bagus. Maka, untuk menentukan telur yang layak untuk di tetaskan ialah pastikan terlebih dahulu bahwa telur tersebut berasal dari induk yang telah dikawinkan dengan ayam atau belibis jantan dengan nutrisi dan gizi yang cukup.

Sebelumnya usahakan untuk telur yang ingin di tetaskan atau di pelihara nantinya bukanlah telur yang sudah usang di simpan. Tetapi simpanlah telur pada daerah dengan suhu yang baik dan terhindar dari sinar matahari langsung, kemudian dicuci dengan desinfektan. Setelah itu telur sanggup ditetaskan umumnya pada mesin tetas suhu sekitar pada 38 -39 derajat celcius. Lalu bagaimana secara spesifiknya kita sanggup menentukan telur yang baik untuk segera di tetaskan? Uraian di bawah ini akan sebutkan ciri – ciri nya.

Cara Memilih Telur Ayam dan Bebek yang Baik untuk di tetaskan :

  1. Usia dari induk betina dan jantan ialah tidak lebih dari jangka waktu 12 bulan
  2. Ratio induk dari betina dan jantan ialah 1:8 tidak lebih dari itu.
  3. Tidak mempunyai bau busuk dan segera pisahkan dengan telur yang tidak layak.
  4. Tidak mempunyai kecacatan  pada telur menyerupai retak pada penggalan permukaan telur, tidak kasar, cangkangnya tidak lembek, tidak ada penebalan kulit pada suatu penggalan atau juga penggalan kuning telur double.
  5. Beratnya norma. Bagi telur ayam kampung beratnya sanggup mencapai sekitar 40 -45 gram di setiap butir
  6. Keadaan Kulitnya ialah higienis dari kotoran
  7. Rongganya terlihat begitu terperinci di penggalan tumpul dan tidak berpindah –pindah. Anda sanggup melihatnya memakai sebuah alat teropong telur.
  8. Bentuk telur ialah normal, tidak menyimpang dan mempunyai perbandingan antara panjang dan lebarnya ialah 2:3 dengan bentuk oval.
  9. Umur telur tidak lebih dari 5(lima) hari dan cara penyimpanan benar.

Inilah ulasam wacana seputar cara menentukan telur ayam maupun bebek, itik, puyuh unggulan untuk sanggup di tetaskan. Pastikan untuk lebih teliti sebab terkadang satu atau dua ciri yang memperlihatkan kualitas telur tidak elok tidak selalu terlihat. Dengan memperhatikan beberapa tips ini, anda tentunya lebih diperkaya pengetahuan untuk menghindari adanya kegagalan telur yang ingin ditetaskan.

Baca Juga : Cara gampang menciptakan Telur Asin sendiri

Tentunya anda juga harus siap menghadapi resiko yang mungkin terjadi apabila penetasan tidak berjalan dengan lancar. Namun, jangan khawatir dengan memperhatikan beberapa trik ini yakin saja anda akan berhasil, selanjutnya anda tinggal memikirkan perawatan sehabis menetas dan pemeliharaannya. Selamat mencoba dan agar berhasil.