2018 Year In Review: Best Of Carolinaratri.Com

Diposting pada 9 views

Hae! Well, seharusnya aku posting artikel How to Make a Movie–oleh-oleh lain dari Workshop Content Creator–beberapa waktu yang lalu. Tapi, ya ampun. Ini udah tanggal 31 Desember yak. Hari terakhir di tahun 2018, cyint!

Resolusi kemarin, apa kabar?

Jadi, oleh-olehnya ntar dulu. Kita ke year in review dulu yak. Hedeh. Udah telat pun, mestinya Sabtu kemarin nih aku bikin.

Tapi yasudlah.
Year in review ini sesungguhnya (niatnya) mau aku bikin secara tahunan sih. Tapi yah, 2017 udah nggak bikin sebab … biasalah. Malesnya kumat.

Sekarang juga males sih.

So, mari kita lihat beberapa artikel dengan view terbaik di tahun 2018.
Kriteria “terbaik”-nya masih sama sih. Berdasarkan statistik Google Analytics untuk artikel-artikel yang diposting sepanjang tahun 2018 saja.

Okei, so here we go.

7 Artikel terbaik CarolinaRatri.com berdasarkan statistik Google Analytics

1. Perubahan Algoritma Instagram Yang Cukup Ngeselin Tapi Mesti Dipahami

Tahun kemarin, banyak media umum yang heboh. Facebook terkena perkara Cambridge Analytica, dan Instagram mengubah algoritmanya hingga entah berapa puluh kali. Twitter juga berbenah sih, tapi nggak sedrastis Instagram.

Perubahan algo Instagram di awal tahun 2018 memang yang paling bikin bingung. Mulai dari timeline yang sudah nggak kronologis lagi, hingga hestek-hestek yang dibanned, pun juga kita harus kenalan dengan shadowban.

Tulisan ini hingga dengan hari ini masih banyak mendatangkan pengunjung, terutama yang tiba dari search engine. Tulisan ini juga yang paling banyak dijadikan rujukan, bahkan diangkut tanpa kredit.

Sebel iya, besar hati pun juga. Hahaha.

2. Resign Dari Kantor Dan Makara Freelancer, Pastikan Punya Beberapa Hal Ini Dulu!

Ini soal modal untuk jadi freelancer. Artikel ini jarang sih aku lihat dishare, pun aku sendiri juga nggak terlalu banyak ngeshare.

Tapi artikel ini menjadi penyumbang traffic kedua terbesar sehabis perubahan algoritma Instagram di atas.

Sepertinya “jadi freelancer” memang menjadi dream job banyak orang ya? Ehe

3. Shadowban Instagram: Apa Yang Perlu Kamu Tahu

Mostly artikel di blog ini aku tulis karena pertanyaan yang teman-teman lontarkan pada saya, ataupun terpicu oleh apa yang aku amati terjadi di sekitar saya.

Begitu juga soal shadowban Instagram ini. Saya tahu soal shadowban ini dikala aku sedang melaksanakan riset untuk artikel perubahan algoritme Instagram di atas, dan kemudian beberapa usang kemudian, ada yang nanya, “Katanya, nggak ada yang namanya shadowban itu. Itu cuma dugaan-dugaan netizen aja.”

Benarkah begitu? *zoom in zoom out*
Well, one thing I know. Ada banyak pengguna Instagram yang mengalami postingan mereka “disembunyikan” oleh Instagram selama beberapa hari. Foto mereka nggak muncul di explore, pun nggak muncul dikala hesteknya ditap.

Ini artinya apa, saudara-saudara, jikalau bukan shadowban?

Shadowban does exist! And so does eksekusi alam #eh *nggak nyambung*

4. Ini Dia 7 Pekerjaan Freelancer Dengan Bayaran Tertinggi Menurut Situs UpWork

Masih soal freelancer, keknya banyak yang ngintip karena mau mengadu nasib di Upwork ya? Boleh, boleh. Silakan lo 😀

Barangkali kau juga dapat menjadi salah satu yang berpenghasilan $1000/jam di Upwork 😉 Good luck ya!

5. 3 Jenis Konten Penyelamat Saat Kamu Nggak Mood Nulis Tapi Mesti Update Blog

Apa “musuh utama” aku sebagai penulis? Mentok ide? Alhamdulillah, enggak pernah :)) Nggak dapat bagi waktu? Well, hingga dengan dikala ini masih dapat diatur.

Malas. Nggak mood.

Itu beliau tuh. Malas, tapi merasa sudah komit dan komitmen sama diri sendiri. Jadi, jikalau nggak ditepati itu berasa utang. Ya, utang sama diri sendiri.

Utang sama diri sendiri aja susah dilunasi, apalagi utang sama temen. Yekan?

Nah, dikala itulah, salah satu dari 3 jenis konten ini selalu dapat jadi penyelamat. Dan, hmmmm, tampaknya banyak yang senasib sama aku ya. Wqwqwq.

6. Mengapa Kita Hanya Berakhir Menjadi Blogger Medioker?

Sungguh, aku nggak bermaksud garang di artikel ini. Tapi kok ya, banyak yang baper, bahkan ada yang ngatain aku garang :))

Ya maaf. Seperti yang aku bilang.
Saya nulis di blog ini selalu berdasarkan pengamatan. Saya cuma mau jujur aja kok. Nggak salah kan?
Ehe

7. Menulis Storytelling Agar Menarik Dan Tidak Membosankan

Buat saya, menulis storytelling itu paling susah.
Susah sebab strukturnya bias, susah juga sebab kita akan lebih berat dalam mengikat pembaca. Jaminan pembaca nggak bosen dan mau baca hingga selesai itu tipis.

Tapi, dapat sesungguhnya diusahakan.
Nah, di sini ada catatan saya.


Nah, itu beliau 7 artikel terbaik di blog ini tahun 2018 berdasarkan data statistik Google Analytics.
Menurut kamu, mana di antara 7 artikel di atas yang paling useful?
Atau kau ada wangsit topik lain untuk dibahas di blog ini? Tulis saja di kolom komentar ya.

Selamat menyambut tahun baru, semua!